Postingan

Hanya Lupa

Rasa sakit itu sebenarnya masih ada dan terus ada. Waktu tak bisa menyembuhkannya, apabila kau merasa sembuh itu bukan sembuh. Melainkan, kamu sedang lupa, dilupakan oleh waktu tentang rasa sakit itu. Jakarta, 29 maret 2021

Rindu Bertanya

  Oleh : Ikhsan Jamaludin Mentari di pagi hari Menyinari alam semesta ini Rindu ku kepadanya tak bisa ku pungkiri Jarak menjadi penghalang Waktu menjadi penghambat untuk diriku yang ingin selalu memandangmu disetiap saat Hati ini berkata, apakah dia rindu juga ? Tak ada yang bisa meyakinkan hati ini Kecuali dia datang untuk bertemu dan bertepi. Jakarta,07 November 2019

Hilangnya emansipasi Wanita

Gambar
Oleh : Ikhsan jamaludin   Tak ada sama sekali emansipasi Dia mengobral dirinya tak perduli harga diri Melupakan perjuangan tokoh wanita terpuji Yaitu raden ajeng ibu kartini Wanita dulu di injak oleh congkak nya lelaki Dan di perjuangkan oleh ibu kartini Akhir nya harga diri wanita bangkit kembali Dan sekarang justru wanita yang menjatuhkan harga diri Tanpa mengenal belas kasih Di obral layak ia seperti bahan dagangan Di pertontonkan layak ia seperti pameran Sungguh sangat kasihan Dia memperlakukan diri nya layaknya seperti hewan Sunggu tangis jerit di alam kubur bapak nya Yang Ia tarik kedalam neraka Karena dosa yang ia perbuat, sungguh amatlah besar Yaitu ia tebar aurat nya dengan amat lebar Jakarta, 30 Oktober 2020

Memandang Rendah Anak Jalanan

Oleh : Ikhsan Jamaludin Ketika diri ini merasa dunia tak memihak  Karena semua apapun itu merasa terelak  Tak bisa untuk di gapai dengan satu pihak  Dengan seorang yang tak punya kuasa untuk berkehendak. Aku bukanlah anak bangsawan !!! Yang hidup nya seperti dunia khayalan. Tak bisa ku pungkiri kenyataan Tapi, sungguh diri ini punya seribu angan.  Tolong lihatlah diri ini !!!! Yang berusaha kerja keras sejak dini.  Walaupun hidup di lingkungan tak memadai. Tapi, aku bukan TEMPAT SAMPAH yang mudah kau kotori. Karena aku punya harga diri.  Aku hanya sebatas rakyat jelata Orang tua ku mencari nafkah dengan cara melata  Kesana kemari selalu sujud pada sang maha kuasa Berharap doa terkabul dengan sangat mudah Aku rakyat jelata yang tak pernah kau hormati Walaupun aku tau aku tak layak berharap semua ini Tapi setidak nya jangan buat aku berkecil hati Dengan kau pandang rendah aku sebagai orang ternodai  Ingat dunia berputar Kau sedang diatas tapi tak me...

Rakyat bertanya

Oleh : ikhsan jamaludin 17 agustus 1945  Hari semua air mata berlinang  Kemerdekaan yang ditunggu sudah datang Dan kini dihari ini semua itu terkenang  mungkin saja dihari ini rakyat masih bertanya  Apakah negeri kita sudah merdeka ?  Dari penjajah yang menjajah tanpa ada rasa iba  Karena kini rakyat masih menderita  Kini para elite politik memimpin hanya untuk kepentingan partai Janji yang mereka tebarkan tak pernah terurai  Karena mereka berpolitik bukan untuk kepentingan negri  Tapi hanyalah kepentingan pribadi Wahai sang pemimpin negeri  Dengarkan isi hati  Rakyat kecil yang sedang menangisi  Hidup miris di negeri ini Wahai sang pemimpin negeri  Kami berharap kau segera perbaiki  Kehidupan negeri yang damai dihati Untuk indonesia yang kucintai  Jakarta 17 agustus 2020

Kekosongan Hati

Oleh : ikhsan jamaludin  Senyam berteman dengan sepi  Hati merasakan kekosongan diri  Tak ada yang ingin mengisi  Untuk memampiri dan bertepi  Kebahagian tak terlihat  Jiwa hidup seperti mayat  Untuk siapa hati ini dibuat  Kalo pada akhirnya hidup seperti di sayat sayat Jakarta, 08 november 2019     

Halu Cinta Kian Nyata

Oleh : ikhsan jamaludin Halu ialah sebuah kata khayalan Yang tak pernah ada kenyataan Hati dibuat bimbang tak beraturan Hingga menunggu sebuah kepastian Cinta yang selama ini ku tunggu kini ia telah datang Yang dahulu hanyalah khayalan kini menjadi kenyataan  Jakarta,  27 maret 2020